Langsung ke konten utama

Postingan

Fiksi Mini: Satu Hal yang Terlupakan

Ilustrasi gambar (Sumber: unsplash.com/ Annie Spratt ) TERKADANG, saking sibuknya dengan kegiatan sehari-hari dan pemikiran sendiri, kita suka lupa dengan hal-hal kecil yang (mungkin) kelihatannya sepele tapi kenyataannya sangat penting dalam hidup kita. Dan ini terjadi dalam hidupku. Hari itu aku sudah menyiapkan sejumlah jawaban yang akan ditanyakan pada interview nanti. Bahkan jawaban untuk pertanyaan yang belum bisa kukuasai pun sudah disiapkan. Semuanya berkat riset yang kulakukan secara daring sejak beberapa hari lalu. Dengan persiapan ini–saat itu–aku berusaha meyakinkan diri bahwa aku pasti bisa lolos kali ini. Tinggal didukung dengan doa sekencang-kencangnya juga dukungan dari orang-orang sekitar terutama keluarga, baik secara moral maupun finansial. Aku tidak ingin mengecewakan harapan mereka. *** HARI H wawancara pun tiba, dan aku sudah memperkirakan bahwa pasti banyak yang kualitasnya lebih baik dariku. Jujur, hal ini sempat membuatku minder. Tapi karena sedang butuh...

Fiksi Mini: Kertas Putih dan Pulpen

Ilustrasi gambar kertas putih dan pulpen (Sumber: unsplash.com/ Markus Spiske ) SEHARIAN ini ada saja yang aku pikirkan. Kebanyakan tentang keluhanku pada dunia. Tidak bersyukur sekali, ya, kesannya. Tapi begitulah aku. Setiap hari keluhan itu selalu datang menghampiri. Detailnya mungkin takkan bisa aku jelaskan di sini. Namun satu hal pasti, sesuatu seperti itu yang aku rasakan. Kemudian, pandanganku tertuju pada dua benda. Kertas polos dan pulpen di atas meja belajar. Sekilas terbesit dalam benak ini untuk menuangkan apa saja yang selama ini memenuhi pikiranku. Aku pun segera melangkahkan kaki ke meja belajar tersebut. Ilustrasi gambar meja belajar (Sumber: unsplash.com/ Steven Ungermann ) Kala melihat kertas ini, banyak sekali hal yang ingin aku tuangkan di atasnya. Entah itu tentang unek-unekku akan sesuatu, pengalaman menarik dalam hidup, atau hal-hal lainnya. Pokoknya sesuatu yang bisa bantu mengurangi beban dalam pikiran. Tidak lama setelah itu, aku mulai...

Daun Jeruk Sangrai

Halo.. Kali ini aku mau bahas pengalaman menyimpan daun jeruk sangrai nih. Sebetulnya ini ide ibuku karena (dulu) tiap kali beli daun jeruk, kan suka ditaruh begitu aja di mangkuk plastik kalau nggak pengin buru-buru dipakai. Tapi begitu udah kelamaan disimpan, akhirnya ya langsung dibuang karena nggak bisa dimanfaatkan lagi. Untuk itu, tercetuslah ide ibuku yang satu ini.   Awal membeli daun jeruk Jadi, daun jeruk ini dibeli di sebuah online shop khusus sayuran dan lauk-pauk pada salah satu marketplace . Kalau nggak salah ingat sekitar bulan Mei 2021. Awalnya kami sekeluarga pengin beli yang paling sedikit beratnya yaitu 50 gram, karena menurut kami bisa digunakan hingga tiga kali pakai. Tapi ternyata 50 gram daun jeruk itu masih kebanyakan juga. Kami pun bingung, mau diapakan daun jeruk sebanyak ini?   Solusi menyimpan daun jeruk Kemudian, Ibu memberi solusi agar daun jeruk ini disangrai saja. Awalnya aku nggak yakin. Apalagi kalau sampai memengaruhi ...

Fiksi Mini: Foto Awan

DUA hari yang lalu aku lagi duduk santai di loteng jemuran luar. Kala itu aku habis melakukan peregangan sebelum memulai aktivitas. Nah, pas lihat ke langit, dalam hati langsung berkata, "Wah, langitnya cerah banget nih? Bagus lagi posisi langit biru dan awannya. Lumayan nih buat ambil foto." Sekitar 5 menit kemudian, aku bergegas ke kamar tidur sebentar untuk ambil ponsel. Kebetulan kamar tidurku ada di lantai bawah. Saking semangatnya aku sampai lari-lari ke sana. Lebay, ya? Padahal masih di dalam rumah, ngapain pakai acara lari-larian segala? Sesampainya di kamar, aku cari ponsel itu. Untungnya ponsel itu aku taruh di atas meja samping kasur. Aman lah. Setelah itu aku kembali lagi ke loteng untuk ngambil foto awan ini. Semoga belum berubah jadi mendung, karena belakangan cuaca lagi nggak bersahabat. Di loteng tempat aku berolahraga tadi, aku lantas cari sudut yang pas buat ambil foto. Tadinya sih di sudut menghadap arah utara, tapi setelah ditimbang-timbang lag...

Review E-book: Proses Kreatif Menulis Cerpen

Judul: Proses Kreatif Menulis Cerpen Penulis: Hermawan Aksan Penerbit: Nuansa Cendekia Terbit: Cetakan I, Nopember 2011             Cetakan II, Maret 2015 (Edisi Revisi) Tebal: 212 Halaman ISBN: 978-602-350-004-8 E-ISBN: 978-602-350-257-8 Sinopsis: Melalui buku ini Hermawan Aksan menawarkan sejumlah petunjuk praktis dan sederhana tentang penulisan cerpen. Cocok untuk remaja SMP, SMA, dan mahasiswa baik yang sama sekali belum pernah menulis (cerpen) maupun mereka yang sedang coba-coba menulis. Tentu saja buku ini juga sangat baik dibaca oleh mereka yang sudah menjadi penulis guna mendapatkan tambahan ilmu. Selain itu, cocok digunakan sebagai bahan mengajar para guru. _________________________________________ Satu bulan lalu aku menemukan e-book "Proses Kreatif Menulis Cerpen" di aplikasi iPusnas, sebuah aplikasi peminjaman e-book dari Perpustakaan Nasional. Itu pun hasil dari iseng-iseng karena mau cari bacaan yang beda dari biasanya. Review d...

Review Web Series: Disconnected (2021)

Tahun Rilis: 2021 Genre: Slice of life , Drama, Roman Produksi: MNC Channels Sutradara: Arief Budiman Penulis: Miss Harahap Jumlah episode: 5 Episode Pemeran: Lionil Hendrik, Jovanna, Okka Pratama _________________________________________ Hai, aku mau cerita nih. Jadi, weekend kemarin aku nonton web series lokal yang berjudul Disconnected. Web series ini tayang di Vision+. Sebenarnya udah rencana dari beberapa bulan lalu pengen nonton setelah tamat. Mumpung waktu itu masih ada stok pulsa mencukupi, aku coba buat beli paket mingguan Vision+ via Coda Pay. Lumayanlah, sekalian maraton series Vision+ lainnya yang juga sudah tamat. 😁 Disconnected ini bercerita tentang 3 sahabat yaitu Gigi, Angga dan Renee yang sudah berteman sejak SMA. Suka duka mereka jalani bersama hingga persahabatan itu awet selama bertahun-tahun. Ketika pandemi datang, dua diantara mereka terpaksa harus kehilangan pekerjaan dan mau tidak mau harus berjuang mengatasi krisis ekonomi agar bisa tetap berta...

Review TW-Drama: Lost Romance (2020)

Oke, setelah sekian lama ngikutin drama ini akhirnya aku lanjut ke review ya. [Saking lamanya, sampe bikinin review ini pun juga ikutan lama. Maklum, harus ngumpulin nyawa dulu buat nulis di blog ini. 😋] Jadi, setelah 5 episode pertama yang aku tonton sekian bulan lalu, kisah perjuangan Xiao En untuk mendapatkan hati CEO impiannya berlanjut. Itu pun juga bukan tanpa kendala. Di dunia fantasi alias dunia novel yang dia singgahi ini, dia mengalami beberapa kali jatuh bangun walau sudah berusaha mati-matian sampai bersekongkol dengan Duanmu Qing Feng (sahabatnya Situ Ao Ran) untuk misahin Ao Ran dan Chu Chu (tokoh utama wanita di novel). Keliatan banget usaha Xiao En bikin CEO Situ jatuh cinta dari yang semangatnya gimana, capeknya gimana sampe mutusin untuk nyerah dan pengen pulang aja ke dunia nyata. Tapi nyatanya usaha dia gak sia-sia. Dalam perjuangan Xiao En, sebetulnya ada kisah menarik antara Xiao En dan Chu Chu waktu Chu Chu akhirnya nerima Xiao En sebag...