Langsung ke konten utama

Review E-book: Proses Kreatif Menulis Cerpen


Judul: Proses Kreatif Menulis Cerpen
Penulis: Hermawan Aksan
Penerbit: Nuansa Cendekia
Terbit: Cetakan I, Nopember 2011
            Cetakan II, Maret 2015 (Edisi Revisi)
Tebal: 212 Halaman
ISBN: 978-602-350-004-8
E-ISBN: 978-602-350-257-8

Sinopsis:
Melalui buku ini Hermawan Aksan menawarkan sejumlah petunjuk praktis dan sederhana tentang penulisan cerpen.

Cocok untuk remaja SMP, SMA, dan mahasiswa baik yang sama sekali belum pernah menulis (cerpen) maupun mereka yang sedang coba-coba menulis. Tentu saja buku ini juga sangat baik dibaca oleh mereka yang sudah menjadi penulis guna mendapatkan tambahan ilmu.

Selain itu, cocok digunakan sebagai bahan mengajar para guru.
_________________________________________

Satu bulan lalu aku menemukan e-book "Proses Kreatif Menulis Cerpen" di aplikasi iPusnas, sebuah aplikasi peminjaman e-book dari Perpustakaan Nasional. Itu pun hasil dari iseng-iseng karena mau cari bacaan yang beda dari biasanya. Review dari mereka yang udah pernah baca juga bagus, sehingga membuat aku tertarik untuk membaca e-book karya Hermawan Aksan yang satu ini. E-book ini merupakan edisi revisi terbitan 2015 ya.

Awal aku baca e-book ini langsung dibuat ketagihan. Nggak pengin berhenti rasanya. Buat aku yang sebetulnya tipe orang yang jarang baca buku, ini tuh berharga banget. Ilmunya benar-benar kaya. Selama baca aku sempat mikir, "Baru kali ini nemuin buku panduan menulis dengan penyampaian yang se-asyik ini."

Semakin lama membacanya, semakin dibuat candu. Meski kosakata yang dipilih menggunakan kata-kata baku tapi berhasil bikin aku betah untuk membacanya hingga halaman terakhir. Contoh cerpen yang diperlihatkan juga bagus-bagus. E-book ini membangkitkan semangatku untuk belajar teknik menulis.

Aku menghabiskan e-book "Proses Kreatif Menulis Cerpen" selama hampir 2 minggu dan baca tiap kali ada waktu senggang. Dari e-book ini banyak tips bagus tentang menulis cerpen. Di sini juga dibahas tips menulis novel. Pokoknya, e-book ini tuh benar-benar recomended. Nggak akan menyesal deh untuk membacanya. 👍

Berikut sejumlah kutipan yang aku ambil dari e-book "Proses Kreatif Menulis Cerpen" sebagai bonus:

"...petunjuk menulis berbeda dengan petunjuk memasak atau praktikum fisika. ...Tak ada keharusan seorang penulis untuk mengikuti satu demi satu petunjuk." (Hal. 16)

"Karya yang baru selesai ditulis umumnya masih belum sempurna betul. ...biarkan ia disimpan dulu barang sehari-dua hari. Atau seminggu. Setelah itu kita ambil lagi, baca lagi." (Hal. 96)

"Tempat-tempat yang sederhana ternyata bisa menjadi sumber inspirasi penulisan cerpen." (Hal. 167)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fiksi Mini: Berdamai dengan Sifat Mengeluh

Ilustrasi gambar (Sumber: pixabay.com/ graphixmade ) SETIAP hari ada saja yang membuatku tidak berhenti untuk mengeluh. Dan kebanyakan di antaranya adalah masalah sepele. Capek dikit, ngeluh . Merasa buntu, ngeluh juga. Sampai orang-orang terdekatku pada caaapek dengerin keluh-kesahku ini. Tiap kali bilang pengen curhat, pasti isinya enggak jauh-jauh dari keluhanku yang sebenarnya masih bisa dicari jalan keluarnya. Kali ini aku berkesempatan mengikuti lomba menulis artikel. Pembahasannya tentang Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Awalnya ketika melakukan riset artikel ini terasa begitu menyenangkan. Sampai pada akhirnya...dipertemukan lagi dengan titik jenuh. Dan aku mulai merasa ada yang salah dengan risetku ini. Aku merasa kalau aku telah membuang-buang waktu karena terlalu fokus riset dengan mengandalkan satu sumber buku referensi saja setelah artikel berita. Seharusnya aku mengambil bahan riset dari artikel berita dan jurnal, bukan artikel berita dan buku referensi. Meski sudah kuberi ...

First Impression: J-Drama Glass Heart (2025)

Sumber: Dokumen pribadi Kali ini aku mau sharing pengalaman aku nonton 2 episode perdana drama musikal yang rilis tahun ini, yaitu Glass Heart. Dorama dari Jepang ini sebenarnya udah masuk ke wishlist aku sejak pertama kali tayang di Netflix. Gak disangka, ternyata adikku juga nonton dorama ini mengingat dia sendiri tertarik banget sama hal-hal berbau Jepang. Dari adegan pembuka, dorama ini cukup mencuri perhatianku karena ceritanya yang benar-benar fokus di dunia musik dan diceritakan bagaimana awal perjuangan band baru bentukan Fujitani Naoki (diperankan Satoh Takeru), TENBLANK, untuk dikenal oleh para pecinta musik rock . Aku sendiri sebetulnya enggak gitu update ya sama berita-berita tentang J-Dorama apalagi J-Pop. Nonton dorama aja jarang, malah lebih sering ngikutin update -an drakor sama drama Mandarin. Hehe Terus karakter protagonis ceweknya, Saijo Akane (diperankan Miyazaki Yu), walau sebenarnya karakter dia klise banget tapi lihat gimana perjuangan dia tuh bikin aku k...

Review US-Movie: Still Alice (2014)

Sumber: Dokumen pribadi Judul: Still Alice Sutradara: Richard Glatzer, Wash Westmoreland Genre: Drama, Slice of life Tahun Rilis: 2014 Pemain: Julianne Moore, Alec Baldwin, Kristen Stewart, Kate Bosworth, Hunter Parrish, Shane McRae, Stephen Kunken Merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Lisa Genova, film Still Alice  memfokuskan kisahnya pada Alice Howland (diperankan Julianne Moore) yang divonis mengidap Alzheimer Dini kala usianya baru memasuki 50 tahun. Alice yang dikenal perfeksionis, tangguh, serta keras kepala tidak menyangka hal semacam ini terjadi pada dirinya. Sebagai profesor ilmu bahasa Universitas Columbia, tentu saja keadaan ini akan menjadi penghalang untuk tetap bisa mengajar di kampus bergengsi tersebut. Usaha demi usaha dilakukan agar Alice dapat mengatasi semuanya sendiri. Namun, pada akhirnya ia tak kuasa menanggung hal itu. Dengan berat hati, ia memberi tahu perihal kondisi kesehatannya belakangan ini pada suami dan ketiga anaknya. Mengingat ada kemun...