Langsung ke konten utama

Pengalaman Nonton Dracin Meet Yourself (2023)

 

Sumber: Dokumen pribadi

Haaiiiii, long time no seeee!

Kali ini aku akan membagikan pengalamanku mengikuti dracin Meet Yourself, yang mana kemungkinan review ini akan dibuat sesingkat mungkin dan seingat aku—mengingat episodenya yang panjang banget (hampir) kayak sinetron Indo.

Awalnya agak antipati karena totalnya aja 40 episode sendiri, apalagi dari yang aku tahu drama ini juga tayang di channel TV di negara asalnya. Bawaannya jadi ragu sendiri, beneran bagus gak sih? Atau bagusnya kayak lagi nonton sinetron lokal? Takut kecewa sih intinya.

Aku tuh kalau nonton satu drama ya kalau awalnya oke, lanjutannya harus oke juga. Kalau ujung-ujungnya terlalu jebret tiba-tiba banyak elemen drama atau bahkan nyinet gak pada tempatnya, malah bikin gak nyaman nonton juga akhirnya. Cuma kalau dari awal nyinet banget, masih bisalah aku terima. Karena memang konsepnya seperti itu.

Dugaanku salah. Ternyata Meet Yourself beneran bagooeeeesss. Drama ini bener-bener ngasih paket komplit, hampir sempurna dari segala sisi. Bahkan kelas film banget kalau aku bilang.

Ceritanya sendiri ringan dan sangat realistis. Kalaupun ada tokoh antagonis, ya sekadar nyebelin aja sih. Ada yang agak keterlaluan pun juga cuma selewat aja.

Penyelesaian tiap konflik di drama ini juga cepat untuk ukuran alur dramanya yang lelet. Terlebih karena memang konfliknya sendiri udah dari lama kejadiannya.

Drama ini lebih fokus ke pengembangan tiap karakter yang tadinya kacau kayak apa, sampai memilih untuk lari dari masalah demi hidup tenang. Tapi akhirnya mereka sadar kalau mereka gak bisa hidup kayak gitu terus dan mau gak mau harus menghadapi masalah ini untuk penyelesaian yang lebih baik.

Banyak pembelajaran yang bisa diambil dari drama ini. Selain ringan, ceritanya juga relate dengan kehidupan sehari-hari dan gampang dicerna. Pokoknya kalian gak akan nyesel ngikutin Meet Yourself. 40 episode juga gak berasa udah selesai aja kisahnya.

Meet Yourself (去有风的地方 / Qù yǒu fēng de dìfāng) | 2023 | Genre: Slice of life, Drama, Romance | Total Episode: 40 | Sutradara: Ding Ziguang | Penulis: Wang Xiongcheng, Shui Qianmo | Produksi: Huace Pictures | Jaringan: Hunan TV, Mango TV | Negara: Tiongkok | Pemeran: Liu Yifei, Li Xian, Hu Bing Qing, Tu Songyan, Niu Junfeng, Wu Yanshu, Dong Qing, Fan Shuaiqi, Ma Wengwei, Zhao Ziqi, Shi Pengyuan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review E-book: Proses Kreatif Menulis Cerpen

Judul: Proses Kreatif Menulis Cerpen Penulis: Hermawan Aksan Penerbit: Nuansa Cendekia Terbit: Cetakan I, Nopember 2011             Cetakan II, Maret 2015 (Edisi Revisi) Tebal: 212 Halaman ISBN: 978-602-350-004-8 E-ISBN: 978-602-350-257-8 Sinopsis: Melalui buku ini Hermawan Aksan menawarkan sejumlah petunjuk praktis dan sederhana tentang penulisan cerpen. Cocok untuk remaja SMP, SMA, dan mahasiswa baik yang sama sekali belum pernah menulis (cerpen) maupun mereka yang sedang coba-coba menulis. Tentu saja buku ini juga sangat baik dibaca oleh mereka yang sudah menjadi penulis guna mendapatkan tambahan ilmu. Selain itu, cocok digunakan sebagai bahan mengajar para guru. _________________________________________ Satu bulan lalu aku menemukan e-book "Proses Kreatif Menulis Cerpen" di aplikasi iPusnas, sebuah aplikasi peminjaman e-book dari Perpustakaan Nasional. Itu pun hasil dari iseng-iseng karena mau cari bacaan yang beda dari biasanya. Review d...

Fiksi Mini: Berdamai dengan Sifat Mengeluh

Ilustrasi gambar (Sumber: pixabay.com/ graphixmade ) SETIAP hari ada saja yang membuatku tidak berhenti untuk mengeluh. Dan kebanyakan di antaranya adalah masalah sepele. Capek dikit, ngeluh . Merasa buntu, ngeluh juga. Sampai orang-orang terdekatku pada caaapek dengerin keluh-kesahku ini. Tiap kali bilang pengen curhat, pasti isinya enggak jauh-jauh dari keluhanku yang sebenarnya masih bisa dicari jalan keluarnya. Kali ini aku berkesempatan mengikuti lomba menulis artikel. Pembahasannya tentang Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Awalnya ketika melakukan riset artikel ini terasa begitu menyenangkan. Sampai pada akhirnya...dipertemukan lagi dengan titik jenuh. Dan aku mulai merasa ada yang salah dengan risetku ini. Aku merasa kalau aku telah membuang-buang waktu karena terlalu fokus riset dengan mengandalkan satu sumber buku referensi saja setelah artikel berita. Seharusnya aku mengambil bahan riset dari artikel berita dan jurnal, bukan artikel berita dan buku referensi. Meski sudah kuberi ...

First Impression: J-Drama Glass Heart (2025)

Sumber: Dokumen pribadi Kali ini aku mau sharing pengalaman aku nonton 2 episode perdana drama musikal yang rilis tahun ini, yaitu Glass Heart. Dorama dari Jepang ini sebenarnya udah masuk ke wishlist aku sejak pertama kali tayang di Netflix. Gak disangka, ternyata adikku juga nonton dorama ini mengingat dia sendiri tertarik banget sama hal-hal berbau Jepang. Dari adegan pembuka, dorama ini cukup mencuri perhatianku karena ceritanya yang benar-benar fokus di dunia musik dan diceritakan bagaimana awal perjuangan band baru bentukan Fujitani Naoki (diperankan Satoh Takeru), TENBLANK, untuk dikenal oleh para pecinta musik rock . Aku sendiri sebetulnya enggak gitu update ya sama berita-berita tentang J-Dorama apalagi J-Pop. Nonton dorama aja jarang, malah lebih sering ngikutin update -an drakor sama drama Mandarin. Hehe Terus karakter protagonis ceweknya, Saijo Akane (diperankan Miyazaki Yu), walau sebenarnya karakter dia klise banget tapi lihat gimana perjuangan dia tuh bikin aku k...