Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Fiksi Mini: Dompet di Toilet

Ilustrasi dompet (pixabay.com/ Ray_Shrewsberry )   SETELAH melewati proses wawancara yang cukup mendebarkan, sang rekruter berkata yang kalimatnya kira-kira begini, "Ditunggu dua minggu lagi." Aku segera menjabat tangan perekrut tadi sembari mengucapkan terima kasih karena diberi kesempatan ikut wawancara kali ini. Tak lama, aku meninggalkan ruangan wawancara tersebut. Namun sebelum turun dengan lift, aku mampir ke toilet sebentar untuk buang air kecil. *** Aku bergegas memasuki bilik yang lagi kosong setibanya di toilet. Kemudian mengambil ponsel untuk memeriksa jam. Rupanya sekarang sudah pukul 11.00 siang. Wajar sih karena yang diwawancara hari ini ada 5 orang termasuk aku sendiri. Aku lantas membereskan semua keperluan di sini. Aku tidak mau berlama-lama di tempat yang belum tentu menjadi tempat kerja baruku. Jeda sekian detik, aku berjalan menuju wastafel untuk membersihkan tangan sambil merapikan diri. Baru saja tanganku menyentuh botol sabun cair, mendadak terpampang s...

First Impression: C-Drama Hidden Love (2023)

Sumber: Dokumen pribadi Tadi malam baru aja selesai nonton dua episode pertama dari drama Tiongkok berjudul Hidden Love. Alasan aku pilih drama ini karena emang lagi pengin nyari tontonan ringan aja sih, soalnya  udah jarang nemuin drama romance  di era 2020-an. Terlebih romcom . Sekalinya ketemu, ternyata cuma menarik di trailer atau teaser doang. Aku berharap banget Hidden Love bisa kasih sensasi yang beda dari judul-judul ( romcom ) lain yang pernah aku simak beberapa tahun belakangan. Drama ini dibintangi oleh Zhao Lu Si dan Chen Zhe Yuan. Aku kenal Zhao Lu Si dari zaman The Romance of Tiger and Rose yang tayang di WeTV awal 2020-an. Aku cukup suka sih sama akting dia di drama itu. Terus sempet ngikutin drama dia yang lain yakni Dating in the Kitchen, sayangnya aku cuma ngikutin beberapa episode awal doang karena gak tahan sama ceritanya yang garing. Padahal itu juga romcom , lho. Oke, udah dulu ya intermesonya. Sekarang balik lagi ke pembahasan soal drama Hidden Lov...

First Impression: J-Drama Glass Heart (2025)

Sumber: Dokumen pribadi Kali ini aku mau sharing pengalaman aku nonton 2 episode perdana drama musikal yang rilis tahun ini, yaitu Glass Heart. Dorama dari Jepang ini sebenarnya udah masuk ke wishlist aku sejak pertama kali tayang di Netflix. Gak disangka, ternyata adikku juga nonton dorama ini mengingat dia sendiri tertarik banget sama hal-hal berbau Jepang. Dari adegan pembuka, dorama ini cukup mencuri perhatianku karena ceritanya yang benar-benar fokus di dunia musik dan diceritakan bagaimana awal perjuangan band baru bentukan Fujitani Naoki (diperankan Satoh Takeru), TENBLANK, untuk dikenal oleh para pecinta musik rock . Aku sendiri sebetulnya enggak gitu update ya sama berita-berita tentang J-Dorama apalagi J-Pop. Nonton dorama aja jarang, malah lebih sering ngikutin update -an drakor sama drama Mandarin. Hehe Terus karakter protagonis ceweknya, Saijo Akane (diperankan Miyazaki Yu), walau sebenarnya karakter dia klise banget tapi lihat gimana perjuangan dia tuh bikin aku k...

Pembelajaran Berharga dari When My Love Blooms

Sudah dua bulan lamanya berpisah dengan drama ini. Drama yang memberi pembelajaran bermakna dan masih cukup aku ingat bagaimana kisah-kisahnya, When My Love Blooms. Awal perkenalanku dengan drama ini bermula dari keinginanku mencari tontonan baru yang kiranya bisa membuat diriku terhibur. Selama mengikuti cerita dari dua tokoh utama drakor ini, Yoon Ji Soo dan Han Jae Hyun, aku menyadari bahwa rasa percaya dan saling menghargai itu sangat penting dalam menjalin hubungan. Gak cuma dalam hubungan dua sejoli aja, tapi juga dengan teman dan keluarga. Aku salut sama persahabatan dua tokoh utama ini dengan 3 teman mereka yang lain. Persahabatan mereka benar-benar solid walau sudah terjalin lebih dari 2 dekade. Mereka selalu ada di saat Ji Soo dan Jae Hyun lagi terpuruk. Padahal mereka bertiga ini cuma orang luar lho. Tapi effort -nya itu luar biasa banget waktu bantuin dua sejoli ini dalam menghadapi berbagai masalah yang datang silih berganti. Sayangnya, mereka yang mengklaim diri sebagai ...

Fiksi Mini: Berdamai dengan Sifat Mengeluh

Ilustrasi gambar (Sumber: pixabay.com/ graphixmade ) SETIAP hari ada saja yang membuatku tidak berhenti untuk mengeluh. Dan kebanyakan di antaranya adalah masalah sepele. Capek dikit, ngeluh . Merasa buntu, ngeluh juga. Sampai orang-orang terdekatku pada caaapek dengerin keluh-kesahku ini. Tiap kali bilang pengen curhat, pasti isinya enggak jauh-jauh dari keluhanku yang sebenarnya masih bisa dicari jalan keluarnya. Kali ini aku berkesempatan mengikuti lomba menulis artikel. Pembahasannya tentang Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Awalnya ketika melakukan riset artikel ini terasa begitu menyenangkan. Sampai pada akhirnya...dipertemukan lagi dengan titik jenuh. Dan aku mulai merasa ada yang salah dengan risetku ini. Aku merasa kalau aku telah membuang-buang waktu karena terlalu fokus riset dengan mengandalkan satu sumber buku referensi saja setelah artikel berita. Seharusnya aku mengambil bahan riset dari artikel berita dan jurnal, bukan artikel berita dan buku referensi. Meski sudah kuberi ...